Ku tahu bahwa aku telah berbuat kesalahan besar, sungguh ku tak ingin mempermainkanmu...
Entah mengapa, aku merasa telah menggoreskan luka di dinding hatimu yang lembut.
Ku ingin kau memaafkanku...
Kau menjadi harapan baru bagiku, entah... apakah perasaan ini sudah seharusnya diungkapkan...
atau lebih baik ku pendam.
Tapi, semua terlambat sudah, kau telah tau isi hatiku... dan ku tak ingin menjadi laki-laki brengsek yang mempermainkan perasaan...
Sekarang telah ku putuskan..., ku tau kau butuh kepastian, hidup adalah pilihan... kaulah pilihanku
Entah mengapa..., ku merasa menjadi orang yang telah menyakitimu lebih dari siapapun.
Ku mohon maafkan aku...
25 November, 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar